Rabu, 09 Maret 2016

RSMH Menyapa Pelanggan



RSMH  Menyapa  Pelanggan

Kegiatan RSMH  Menyapa, kembali diadakan oleh Instalasi Pelayanan Pelanggan, PKRS dan Humas pada hari ini Kamis 10 maret 2015 acara dimulai pukul 08.00 Wib sd selesai. Acara yang rutin dilakukan setiap bulan sebagai bentuk kepedulian civitas hospitalia RSMH kepada pasien dan keluarga maupun pengunjung. Dalam kesempatan yang baik ini dimanfaatkan oleh keluarga pasien untuk dapat langsung berkomunikasi dengan manajemen RSMH menyampaikan keluhan dan masukan demi kemajuan RSMH.
Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama RSMH Dr.Mohammad Syahril,Sp.P,MPH , Direktur Medik dan Keperawatan DR.dr.H.M.Alsen Arlan,Sp.B.KBD,MARS dan Ketua Komite Medik DR.dr.Zulkhair Ali,Sp.PD,KGH sebagai narasumber.
Acara yang dikemas menarik dengan hiburan live music yang  mengiringi talkshow interaktif tersebut, banyak hal yang disampaikan seperti olehBapak lala yang merupakan pasien fisioterapi yang mengakui banyak kemajuan yang terjadi di RSMH saat ini antara lain fasilitas yang sudah canggih ditambah lagi dengan kenyamanan ruangan serta keramahan para petugas dalam memberikan pelayanan. Namun dibalik kesempurnaan ada pula yang menyampaikan saran untuk lebih ditingkatkan lagi antara lain kebersihan kamar mandi dan ketidaksediaan kamar untuk rawat inap sehingga pasien lama untuk transit di IGD.

Acara yang rencananya rutin digelar setiap bulan ini mengambil lokasi keramaian seperti ruang tunggu dan taman terbuka sehingga tidak menganggu pelayanan kesehatan  maupun kenyamanan pasien yang akan beristirahat.
Semoga acara ini dapat bermanfaat baik bagi pasien dan keluarga serta pengunjung yang datang ke RSMH  dan  memberikan masukan kedepannya sehingga RSMH dapat berbenah diri menjadi lebih baik.
RSMH Goes to the World Class Hospital…

Humas@Yeri/Rita

Senin, 07 Maret 2016

PEKAN IMUNISASI NASIONAL (PIN)




PEKAN IMUNISASI NASIONAL (PIN)

Pada hari ini pelaksanaan PIN dilaksanakan di RSMH dan serentak di seluruh Indonesia bahkan diseluruh negara, Direktur Utama RSUP Dr.Mohammad Hoesin Palembang, Dr.Mohammad Syahril,Sp.P,MPH  yang membuka acara  pelaksanaan  pemberian imunisasi polio mengajak seluruh keluarga Indonesia khususnya  karyawan/karyawati  yang mempunyai anak balita berusia 0-59 bulan untuk datang ke pos-pos PIN terdekat.
Indonesia telah dinyatakan bebas polio bersama dengan Negara anggota WHO di South East Asia Region (SEAR) pada bulan Maret 2014. Untuk mempertahankan keberhasilan tersebut dan sebagai bagian melaksanakan komitmen mewujudkan dunia bebas polio, Indonesia perl u memperkuat pelaksanaan program imunisasi rutin polio dan kegiatan imunisasi tambahan yaitu Pekan Imunisasi  Nasional (PIN) Polio yang akan  dilaksanakan pada tanggal 8-15 Maret 2016.
PIN Polio adalah pemberian imunisasi tambahan polio kepada balita tanpa memandang status imunisasi polio sebelumnya. Penyakit polio merupakan penyakit pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus polio secara klinis penyakit polio adalah anak dibawah usia 15 tahun yang menderita lumpuh layu akut. Penyebaran penyakit ini melalui kotoran manusia (tinja) yang terkontaminasi. Kelumpuhan bisa terjadi karena kelumpuhan otot pernafasan yang tidak ditangani segera.

Berdasarkan analisa para ahli didapat data yang menunjukkan cakupan imunisasi polio dosis keempat nasional telah melebihi 90% namun tidak merata diseluruh provinsi dan kabupaten/kota. Dengan demikian para ahli merekomendasikan agar dilaksanakan PIN polio dengan sasaran balita (anak usia 0-59 bulan) untuk memberikan perlindungan optimal bagi seluruh anak terhadap virus polio.
Tujuan dari pemberian imunisasi polio ini adalah mengurangi resiko penularan virus polio yang akan datang dari Negara lain, dan memastikan tingkat kekebalan masyarakat terhadap penyakit polio cukup tinggi dan memberikan  perlindungan secara optimal serta merata pada balita terhadap kemungkinan  munculnya kasus polio.
Mari kita sukseskan program Pekan Imunisasi Nasional Polio pada tanggal 8-15 Maret 2016 untuk turut berkontribusi mewujudkan  Dunia  Bebas  Polio, bersama saatnya kita  Akhiri Polio.

(Suhaimi/Yeri Humas RSMH)

Minggu, 06 Maret 2016

Layanan Graha Spesialis



Layanan Graha Spesialis

Graha Spesialis berdiri sebagai wujud kepedulian pihak Perjan RSUP. Dr. Mohammad Hoesin Palembang terhadap kebutuhan masyarakat akan pelayanan Spesialisasi. Sesuai dengan SK Direksi Perjan Rumah Sakit  Dr. Mohammad Hoesin Palembang No. KR.01.06.1.583 tanggal 02 Juni 2003 tentang pemberlakuan Graha Spesialis, maka pada tanggal 30 Juni 2003 Rumah Sakit Dr. Mohammad Hoesin Palembang membuka Graha Spesialis yang diresmikan oleh Bapak Menteri Kesehatan
RI Dr. Ahmad Suyudi, SpB. Unit ini menerapkan strategi pelayanan medis spesialis ditunjang dengan klinik-klinik eksekutif diharapkan mampu menjawab tuntutan dan tantangan masyarakat dengan standar mampu bagi pasien umum non BPJS.

Gedung Graha Spesialis terdiri dari 3 lantai,  lantai 1 dan 2  berada di bawah instalasi  Graha Spesialis , sedangkan lantai 3 merupakan ruang  operasi / one day care surgery berada dibawah naungan  instalasi Bedah Sentral.

Lantai 1 terdiri dari :

-          Kamar 1                                             Ruang tindakan kebidanan (USG Transvaginal,Kolposkopi, Cryo)
-          Kamar 2 & 3                                      Klinik kebidanan
-          Kamar 4, 5, 6 & 8                              Klinik Bedah
-          Kamar 7                                             Klinik Mata
-          Kamar 9                                             Klinik THT
-          Kamar 10                                           Klinik Gigi dan Mulut
-          Kamar 11                                           Apotik Graha Spesialis
-          Kamar 12,14,15b,20                          Klinik Penyakit   Dalam
-          Kamar 15a                                         Klinik Kulit dan Kelamin
-          Kamar 16                                           Klinik Rehabilitasi Medik
-          Kamar 17                                           Klinik Anak
-          Kamar 19                                           Klinik Kardiologi


Lantai 2 terdiri dari :

I.       Ruang tindakan diagnostik
I.1    Gastroenterohepatologi :
           -       Endoscopy  (Esofago Gastroduodenoskopi)
           -       Colonoscopy
           -       USG abdomen,ligasi dan tindakan Bronchoskopy
           -       ERCP  (Endoskopi  Retrograde Cholangio Pancreattography)

I.2    Rematologi :
-       USG  Muskuloscheletal  
-        BMD  (Bone  Mineral  Density)
I.3    Tindakan mata :
              -          OCT  (Ocular Cohenrence Tomography)
              -          Perimetri Humprey
              -          Laser Foto Koagulasi
  -          FFA  ( Fundus  Fluorescein Angiography)

II.     Pelayanan Medical Check Up/TPK
III.  Ruang Konsul Kejiwaan dan Gizi
 
Visi kami adalah menjadi Rumah Sakit pendidikan dan rujukan nasional yang berstandar internasional 2019.
Fasilitas yang sudah ok, ditambah lagi dengan SDM yang menguasai dibidangnya masing-masing sehingga diharapkan mampu untuk  menjadikan RSMH goes to the world class hospital…
Best Regards….
Humas@Yeri       





Kamis, 03 Maret 2016

PENDERITA KANKER DI INDONESIA



PENDERITA KANKER DI INDONESIA 

Persoalan yang kini makin mencemaskan, khususnya bagi Indonesia sebagai  Negara berkembang, adalah kanker. Badan  kesehatan dunia WHO dan serikat pengendalian kanker internasional UICC memprediksi, akan terjadi peningkatan lonjakan penderita kanker sebanyak 300 persen diseluruh dunia pada tahun 2030.Jumlah tersebut 70 persennya berada dinegara berkembang seperti Indonesia.
Penyakit ini menjadi penyebab kematian terbesar ketiga setelah penyakit jantung. Lingkungan dan gaya hidup yang  tidak sehat , polusi udara , beredarnya makanan dan minuman dalam kemasan sampai tingkat pendidikan menjadi factor yang mempersulit penekanan penderita kanker. Fasilitas kesehatan yang belum menyentuh sampai tingkat masyarakat paling bawah membuat penanganan sering terlambat dilakukan. Penyakit yang disebut dengan puru ayal atau neoplasma ganas ini merupakan penyakit yang ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk tumbuh tidak terkendali, menyerang jaringan biologis didekatnya dan bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain. Tiga karakter inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor tapi beberapa tidak , seperti kanker darah atau sering disebut leukemia. Kanker payudara dan kanker rahim adalah jenis kanker yang paling banyak diderita bagi wanita., sedangkan bagi laki-laki jenis kanker yang paling banyak adalah kanker paru-paru.
Bahan kimia yang banyak terdapat pada makanan dan minuman dalam kemasan merupakan factor utama penyebab kanker. Selain bahan kimia banyak factor lain yang menyebabkan kanker  diantaranya radiasi ionisasi, infeksi, ketidakseimbangan metabolisme, ketidakseimbangan hormonal, disfungsi sistem kekebalan, keturunan dsb. Banyak hal yang telah dilakukan  untuk meminimalisasi penderita kanker. Para ilmuwan khususnya di Indonesia banyak mengembangkan riset tanaman yang berpotensi anitikanker seperti keladi tikus, temulawak,temuputih dll. Peralatan-peralatan mutakhir pun terus dikembangkan agar penanganan dapat lebih efektif dan efisien. Namun hal yang lebih penting dilakukan adalah bagaimana masyarakat dapat memiliki kesadaran untuk memeriksakan diri mereka sedini mungkin.
KEMOTERAPI, APA DAN BAGAIMANA..??
Kemoterapi merupakan hal yang paling sering dilakukan untuk menangani pasien penderita kanker. Tujuan dari kemoterapi adalah menghambat atau menghentikan pertumbuhan sel-sel onkogen (kanker) pada tubuh pasien. Prinsip kerja obat-obatan kemoterapi adalah menyerang fase tertentu atau seluruh fase pada pembelahan mitosis pada sel-sel yang bereplikasi atau berkembang dengan cepat. Sejak penggunaan awal tahun 1940-an komunitas medis terus mengasah dan meneliti metode ini untuk meningkatkan efektivitas dan mengurangi ketidaknyaman dari kemoterapi. Obat yang sering digunakan dalam kemoterapi disebut dengan sitotoksik yang berarti pembunuh sel-sel kanker. Obat-obatan ini dapat diberikan  secara oral, suntikan intravena (melalui pembuluh darah), subkutan (bawah kulit),intramuscular(otot), intra-arteri(pembuluh nadi) atau topical (krim/gel).
Kemoterapi memiliki efek samping menyerang sel-sel sehat, terutama sel yang berkembang  atau bereplikasi dengan cepat. Sebanyak 80% pasien yang mendapatkan pengobatan kemoterapi akan mengalami mual dan muntah, selain itu juga mengalami penurunan jumlah sel darah merah,sel darah putih dan trombosit. Kerontokan rambut, termasuk bulu mata dan alis umumnya dimulai 2-3 minggu setelah pengobatan, kemudian rambut  akan kembali tumbuh setelah 4-8 minggu setelah pengobatan. Kemoterapi  juga seringkali menimbulkan mukositis (perlukaan pada dinding saluran cerna/rongga mulut) dan gangguan saraf tepi seperti kebas dan kesemutan  di jari tangan dan kaki.
Pengobatan alternatif  pun menjadi pilihan sebagian masyarakat , karena pengobatan medis dianggap tidak bisa lagi meyembuhkan. Padahal hampir seluruh pengobatan alternatif   tidak dapt dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

LAYANAN UNGGULAN ONKOLOGI TERPADU
Pelayanan kanker terpadu merupakan layanan unggulan yang mulai dirintis sejak triwulan I (satu) tahun 2014, pelayanan onkologi terpadu dijadikan sebagai salah satu program unggulan RSMH.
Dengan dibukanya layanan Radioterapi, Kemoterapi terpadu,Layanan Palliative dan Perawatan di Rumah (Home Care Service)saat ini seluruh kegiatan terkait pelayanan kanker dapat dilakukan di RSMH, agar pelayanan ini dapat beroperasi dan memberikan pelayanan kemudahan kepada pasien.
Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker, diantaranya mengkomsumsi makanan yang sehat, menambah suplemen yang baik, aktivitas yang sehat, olahraga teratur dan selalu berfikir positif.

So, don’t forget to always maintain a healthy lifestyle. take care of your health
Best Regards….
Humas @Yeri (diambil dari beberapa sumber)